Kampus kesayanganku, dari mana aku memulainya. Banyak suka maupun duka yang aku lalui di kampus ini. Bahkan pada saat menulis ini pun aku merasakan haru. Baiklah, untuk menyambung ceritaku sebelumanya "Tentang Putri Awaliati, Kisahku" yang berakhir pada masa SMA di tahun 2008, ini awal aku bisa kuliah di Polteknik Negeri Sriwijaya. Check this out...
Rainbow of Life
Warna-warni kehidupan
Sabtu, 23 Maret 2019
Selasa, 05 September 2017
Tim Choi Taek Reply 1988 (Park Bo Gum)
Hai, jumpa lagi dengan Putri. Lama udah vakum dan ga ngeblog lagi, gara2 sibuk kerja dan urus keluarga. Kangen rasanya mau nulis di blog, tapi bingung ga punya inspirasi. Akhirnya saya menyempatkan diri berkunjung kembali dan menulis. Keinginan bermula dari Come back nya saya pada drama korea. Hahahha, dulu waktu masih gadis suka korea, tapi berhenti nonton karena kesibukan, dan sekarang taraaaaa gara-gara ada "viu" (upss sebut merk) akhirnya bisa nonton lagi.
Banyak drama yang ditonton, tp ga ada keinginan nulis, tapi drama ini bikin gatel. Drama yang saya maksud adalah reply 1988. Terlambat banget buat nulis, ya karena terlambat nontonnya jg, drama tahun 2015 ditonton 2017, ampun dahh... Awal nonton karena suka park bo gum, sebelumnya nonton si adek di love in the moonlight (tahun 2016 eh ditonton duluan). Reply 1988 ini menjadi perdebatan banyak orang yang seharusnya tidak diperdebatkan menurut saya.
Bermula karena ingin melihat bogummy saya nonton drama ini. Jadi maaf cerita saya kali ini hanya dari sisi choi taek nya aja. Awal nonton kecewa banget, 2 episode awal bogum bahkan nyaris tak muncul. Lanjut 5 episode awal, si adek munculnya jarang2. Kecewa, saya jadi ragu apakah si adek jd first lead atau ga, ga rela klu si adek ganteng dikesampingkan, soalnya pemeran lainnya tidak cukup ganteng di mata saya dan saya tidak tertarik. Penasaran sama jalan ceritanya dan bagaimana nasib si adek, saya baca spoiler. Ehhh, emang seneng ternyata si adek tidak sia-sia dan tidak dikesampingkan. Namun, karena saya dah baca spoiler jadi ni drama sy kurang nikmatin karena sya sudah tau akhirnya. Hemmmm, jdi nyesel deh..
Drama ini menurut saya terlalu panjang, rata2 per episode hampir 2 jam dengan jumlah 20 episode, berbeda dengan drama lain yang rata2 1 jam per episode dalam 16 atau 20 episode. Jadi butuh waktu lama untuk menyelesaikan drama ini, bahkan saya bergadang 3 malam tetep belum habis, lama. Setiap episodenya saya lalui dengan menantikan scenenya choi taek. Saya paling tidak suka terlalu banyak cerita keluarga yang saya rasa ga penting2 amat. Saya ga menyalahkan pesan yng disampaikan, saya juga salut dengan hubungan kekeluargaannya, tapi ya jangan banyak2 amat toh. Satu lagi saya rasa, klu bukan doeksun yang di wawancara, saya pasti berpendapat bahwa pemeran utamanya adalah Sun Woo dan Bo Ra. Bagaimana tidak scene percintaan mereka terlihat sangat lengkap dari awal sampe akhir (sampe nikah maksudnya).
Setidaknya, kalau ini kisah cinta segitiga antara Jung Hwan, Choi Taek dan Doek Sun, porsi nya ditambah dong, persaingannya dan endingnya. Klu akhirnya suami Doek sun adalah Choi Taek, setidaknya tunjukin dong bagaimana mereka menikah, ato gak pendapat keluarga dan teman2 mereka setelah mereka jadian. Tunjukin jg dong nasib Jung Hwannya, apakah mendapat pengganti atau menerima dengan ikhlas. uuhhh..
Membahas masalah perdebatan netizen dari tim Jung Hwan, saya rasa penulisnya emang jago, jago mengecoh dan hebat. Tapi menurut saya, kenapa dibuat doeksun seperti menyukai Jung Hwan dan ga punya Chemistry dgn Choi taek pada awal-awal, itu karena doeksun ga mengerti tentang cinta. Cukup qt tahu dan berpengalaman pada kisah doeksun menyukai sun woo di episode2 awal, disitu terlihat bahwa doeksun menyukai orang yang menurut teman-temanya orang itu menyukai dia. Jadi mungkin doeksun menganut pendapat "lebih baik dicintai daripada mencintai". Hahaha... Doeksun sebenarnya belum menyadari cinta itu seperti apa, suka itu seperti apa.
Barulah pas di episode 17, doeksun menyadari oh itu yang namanya cinta, oh itu yang namanya sukaa. Membuat orang tidak bisa tidur, membuat orang selalu berpikir tentangnya, dan ingin selalu melihat dy. Itu pada saat kaki doekson sakit dan choi taek menggendongnya, terlihat sekali ada sesuatu yang berbeda pada saat itu dan setelah itu. Doek sun sengaja menunggu taek karena dy kangen pengen lihat taekki. Bahkan saat first kiss mereka, walaupun tertipu dikira itu hanya mimpi, tapi saya yakin itu nyata bahkan sebelum tahu itu nyata di eps 19, dan kalau cinta justru doeksun takut, takut canggung. Itu karena cinta, coba bandingkan sebelumnya dy memberikan perhatian (rasa suka) pada Sun woo dan Jung hwan, karena bukan cinta makanya dy tidak ada rasa takut, tidak ada rasa harus menutup2i.
Overall saya suka karena taekki menang, adekku. Tp wajar saja kalau penonton banyak salah paham, soalnya park bo gum belum terlalu terkenal di tahun 2015, ini kayaknya first lead nya dy. Atau karena mereka semua masih ditingkat yang sama masalaah ketenarannya, jdi bingung menerka first leadnya. Coba dipikir, klu drakor2 yang lain kan sudah keliatan siapa aktor/aktris yang utamanya, pasti udah bisa ditebak. Tp klu reply 1988 kan, mereka setara makanya banyak kesempatan untuk menerka-nerka siapa pasangan si ceweknya.
Membahas karakter Choi Taek, saya sangat suka. Taekki, yang polos, terbuka, jenius tp bloon, ramah, lembut, penuh pesona (diem-diem makan dalem) omooo. Tp sayang kenapa orang yang polos seperti itu bisa merokok disaat teman-temanya tidak merokok. Mungkin ini memang klu yang dikasih penulis, yang sangat jelas.
Ini nih scene2 yang menunjukkan taekki adalah the winner, versi Putri yaaa....
1. Kode pertama
ini saat doeksun pergi sekolah dan melihat choi taek baru bangun tidur minum susu, ditembak. eaaa...
ini saat doeksun pergi sekolah dan melihat choi taek baru bangun tidur minum susu, ditembak. eaaa...
2. Kode kedua
ini saat doeksun patah hati dengan sunwoo, penyiar radio bilang apabila kamu sedang patah hati disaat salju pertama turun, pasti ada orang lain di luar sana yang sedang menyatakan cinta nya padamu, tanpa kau sadar. Cieee...
3. Kode ketiga
Ini pada saat choi taek mengakui bahwa dy suka Doek sun sebagai perempuan di depan teman-temannya tanpa takut malu. Hanya pemeran pertama yang bisa melakukan ini. Hihihi.....
Ini pada saat hari natal, Jung Hwan memberi sarung tangan berjari, tetapi pada saat maw memakai ternyata ada dua sarung tangan, yang satunya dari Taek. Dan Doek Sun memilih yang tidak berjari, yang dari Taek. It's Unconditionally love, memilih tanpa sadar...
Lihat dua versi photo berdua mereka, expresi muka tidak berbohong. Pada saat bersama Jung Hwan, Doek Sun cemberut. Tetapi pada aat bersama Taek, Doek Sun tersenyum. Heeee
Ini secene mereka saat sleep walking. Lihat sendiri yaaaaa....
Pokonya Park Bo gum, si adek yang unyu, ganteng abis. Saranghaee.....................
Sekian dulu ya cerita dari versi saya, see you next post.
Senin, 14 Maret 2016
Pengalaman Melahirkan
Tepat pada hari sabtu tanggal 14 November 2015 saya melahirkan bayi perempuan. Bayi yang sangat saya nanti-nantikan kelahirannya setelah sembilan bulan di dalam kandungan. Bayi cantik tersebut saya dan suami saya beri nama Alisha Farzana. Namun dibalik itu saya mempunyai cerita dan pengalaman melahirkan yang tidak bisa saya lupakan, maklum baru anak pertama. Bayi Alisha telah mengeluarkan tanda-tanda mau dilahirkan dari Jum'at dini hari yaitu keluar bercak darah. Sejak saat itu saya merasakan sakit yang timbul hilang. Suami saya menghubungi ibu bidan, namun kata ibu bidan pagi saja dibawa ketempatnya. Alhasil saya menunggu hingga pagi hari untuk diperiksa.
Jumat, 06 Februari 2015
Pesona Wisata Kota Pagar Alam
Kota Pagaralam, kota ini merupakan pemekaran wilayah dari Kabupaten Lahat. Kota ini berada kira2 6 jam dari kota Palembang lewat jalur Indralaya, dan ambil kanan jika mau ke Pagaralam, sedangkan kalau ambil jalur kiri tujuannya adalah Lampung. Kota Pagaralam merupakan lokasi wisata yang paling menarik dari Provinsi Sumatera Selatan. Banyak Lokasi Air terjun yang sangat sejuk dan menarik serta wisata gunung dempo dengan kebun tehnya yang menawan hati.
Jumat, 16 Januari 2015
Cincin Batu Zamrud Nan Indah
Batu hijau disamping adalah batu zamrud, hanya itu yang aku tahu. Cincin disamping merupakan mas kawin pernikahanku dengan suamiku. Sebenarnya aku hanya minta cincin yang bermata untuk mas kawin tanpa peduli matanya itu apa. Tetapi suamiku dengan inisiatifnya membelikanku batu itu untuk kemudian dijadikan mata dari cincin emas putih. Aku sendiri sangat sureprise melihatnya, terlebih karena batunya berwarna hijau yang merupakan warna favorit aku.
Olehku cincin ini disimpan, karena aku sayang jika harus digunakan sehari-hari. Aku hanya menggunakannya ketika ada pesta dan pergi kondangan. Dimata aku cincin ini begitu indah, dan benar-benar dibuat untuk wanita.
Demikianlah sekilas ceritaku tentang cincin batu zamrud yang aku miliki.
Bagaimana ceritamu? Heeeheeeehhee
Olehku cincin ini disimpan, karena aku sayang jika harus digunakan sehari-hari. Aku hanya menggunakannya ketika ada pesta dan pergi kondangan. Dimata aku cincin ini begitu indah, dan benar-benar dibuat untuk wanita.
Demikianlah sekilas ceritaku tentang cincin batu zamrud yang aku miliki.
Bagaimana ceritamu? Heeeheeeehhee
Senin, 12 Januari 2015
Tips dan pengalaman wisata ke Pulau Lombok
![]() |
| Gili Trawangan |
Baru 1 Minggu ni pulang dari Lombok, maklumm... liburan akhir tahun (padahal bulan madu), upss!!! hehehee. Dari sebelum nikah, udah jatuh cinta banget dengan ni pulau. Dalam benakku pulau ini adalah pulau dengan seribu keindahan yang masih blum begitu terjamah, sehingga masih sangat indah dan bersih. Ternyata emang begitu adanya indahhh.
Selasa, 18 November 2014
Tentang Putri Awaliati, Kisahku
Hai-hai Friends, datang lagi ni dengan kisahku... Boleh donk klu kali ni Putri post tentang cerita hidup Putri. Pengen banget sebenarnya buat buku tentang diri sendiri sejenis biografi gitu, ya walaupun ga ada yang baca tapi memuaskan diri pribadi kan ga ada salahnya, siapa tahu akan jadi cerita kenangan buat anak cucu kelak, wahahaha... ( jauh amat dah mikirin anak cucu ) hihihihi...
Mau mulai dari mana dulu nih #garuk-garuk kepala, dari SD dulu kali yakkkk... Soalnya klu dari balita, udah ga inget lagi nih... Check it Out....
Dulu, waktu umur 5 tahun setengah yang paling putri ingat, ibu ngajak pergi ke sekolah, katanya mw ngedaftarin sekolah. Udah sampe disekolah, eh ga diterima alasannya entah karena belum 6 tahun atau karena sekolahannya udah tutup, lupa nih. Hehehe... alhasil alih2 mw daftarin SD malah belok ngedaftarin ke tk/tpa, ya katanya buat belajar sebelum masuk SD, biar nanti nulisnya udah pinter. Akhirnya sekolah Tk/Tpa, belajar baca tulis Al-Quran, manfaat banget, senang.senang.senang...
Langganan:
Postingan (Atom)














